Prof Dr Sutan Nasomal: Kenapa Takut Di Beritakan Kalau Tidak Bersalah, Dewan Pers Jangan Jadi Banci

SYAHBUDDIN PJ

- Redaksi

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:45 WIB

50326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | SBN.NEWS.COM. Sutan Nasomal SH MH, seorang pakar hukum internasional dan ekonom, meminta Dewan Pers bersama Kapolri untuk membuka posko bantuan bagi wartawan yang mengalami intimidasi dan kekerasan saat menjalankan tugasnya. Permintaan ini muncul setelah terjadi kasus kontra wartawan di sebuah perusahaan ekspor-impor di Tangerang, Banten, pada 15 Agustus 2025.

Dalam insiden tersebut, tim dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) dan awak media Media Patroli Indonesia mengalami penolakan dan intimidasi saat mencoba mengkonfirmasi laporan tentang perusahaan yang diduga tidak memiliki izin ekspor-impor dan melanggar UU Tenaga Kerja. Karyawan perusahaan tersebut bahkan mengancam dan meremehkan wartawan, sehingga memaksa mereka untuk meninggalkan lokasi.

Prof Dr Sutan Nasomal menekankan bahwa kebebasan pers adalah pilar penting dalam demokrasi, dan jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik. Intimidasi terhadap jurnalis merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk mendapatkan informasi.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah Pengawasan dan Penindakan Kapolri dan Dewan Pers dapat bekerja sama untuk mengawasi dan menindak tegas pelaku intimidasi terhadap wartawan.

Pelindungan Wartawan Pemerintah dapat menyediakan perlindungan yang lebih baik bagi wartawan yang menjalankan tugasnya, terutama dalam kasus-kasus yang berisiko tinggi.

Pemerintah dan Dewan Pers dapat melakukan sosialisasi yang lebih luas tentang UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kebebasan pers di Indonesia.

Pemerintah dapat bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang terkait dengan pers dan kebebasan berekspresi untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap wartawan.

Dengan demikian, diharapkan kebebasan pers dapat lebih terjamin dan wartawan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih aman dan efektif.pungakasnya,

Redaksi; [Syahbudin Padang]

Berita Terkait

Sengketa Administratif Pilkam Gunung Bakti: Dua Kandidat Minta Persyaratan Nasti Diperiksa Secara Hukum
Ciptakan Tempat Ibadah yang Nyaman, Brimob Aceh Gelar Program Indonesia ASRI di Sultan Daulat
Duduk Satu Meja dengan Haji Affan Alfian Bintang, Kapolda Aceh Ciptakan Suasana Hangat di Pendopo Wali Kota
LSM Cokro Prawiro Nusantara Murka! PT Ensem Lestari Diminta Segera Disegel dan Ditutup Paksa
Banggakan Subulussalam! Siswa SMAN 1 Simpang Kiri Lolos Paskibraka Istana Merdeka
Lapas Binjai Deklarasikan Ikrar Bersama Bebas Narkoba dan Handphone, Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas
Dilantik Kakanwil Ditjenpas Sumut, Mochamad Mukaffi Nahkodai Lapas Kelas IIA Binjai
Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 03:11 WIB

Seru!! Halal Bihalal PDBN Satukan Tokoh Lintas Generasi di Ciawi, Bogor

Jumat, 10 April 2026 - 17:51 WIB

Ketua Pemuda Tangsel Bersatu Aprilyandi, Serukan Anti Anarkis Pelajar dan Gen Z Jaga Kebersamaan

Selasa, 7 April 2026 - 16:39 WIB

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta

Kamis, 2 April 2026 - 23:03 WIB

ALL ASTAR: Jaga Kamtibmas yang Aman, Kondusif dan Damai

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:58 WIB

Partai Cinta Negeri Mantap Usung Samsuri, S.Pd.I, M.A Menuju Pilpres 2029

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:02 WIB

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo: Perlu Adanya Sikap Jelas Dari Pemerintah untuk Melawan Perdagangan Orang

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:29 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Labusel, HIMLAB Raya Jakarta Siap Kawal Pembangunan yang Transparan dan Berkelanjutan

Minggu, 15 Februari 2026 - 01:50 WIB

Samsuri, S.Pd.I., M.A. Menjadi Simbol Perjuangan Politik PCN Menuju Pilpres 2029

Berita Terbaru