Agus Flores: Polri Masih Lembaga Paling Dipercaya, Jangan Dirusak oleh Kepentingan Kelompok

SYAHBUDDIN PJ

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 12:29 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, | SBN.NEWS.COM. Oktober 2025 – Di tengah maraknya wacana reformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Ketua Umum Fast Respon Polri, Agus Flores, menegaskan bahwa Polri masih merupakan institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat. Ia memperingatkan bahwa segala bentuk upaya pembubaran atau pelemahan institusi ini berpotensi menggoyang stabilitas negara.

> “Kepercayaan masyarakat hanya kepada Polri. Jika Polri bubar, maka negara akan goyah,” tegas Agus Flores dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Sabtu (12/10).

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi berbagai sorotan terhadap kinerja Polri belakangan ini, termasuk dorongan dari sejumlah pihak untuk melakukan reformasi struktural. Namun, menurut Agus, tidak semua desakan reformasi dilandasi semangat memperbaiki. Ia menyebut sebagian dorongan tersebut berasal dari pihak-pihak yang memiliki motif pribadi dan merasa kecewa karena tidak lagi memiliki akses kekuasaan.

> “Reformasi Polri hanya menjadi isu karena sakit hati dari kelompok yang saya anggap sebagai pengkhianat negara dan pengkhianat pimpinan. Hanya di Polri nilai Satya Haprabu masih dipegang teguh,” ujarnya.

Agus menjelaskan, Satya Haprabu adalah falsafah yang berarti kesetiaan kepada pemimpin yang adil, dan menjadi salah satu prinsip yang dijunjung tinggi di lingkungan Polri. Ia menilai bahwa dalam dinamika ketatanegaraan saat ini, Polri tetap menjadi institusi yang paling siap menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan bangsa.

Fast Respon Polri: Waspadai Politisasi Reformasi sebagai organisasi yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat terkait institusi kepolisian, Fast Respon Polri menyerukan kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang mencoba menjadikan wacana reformasi sebagai alat politik atau kendaraan kepentingan kelompok tertentu.

> “Kami tidak menolak evaluasi. Tapi jangan jadikan reformasi sebagai tameng untuk menyerang institusi. Polri hari ini sudah semakin transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap masukan. Namun semua itu harus tetap dalam koridor hukum dan etika,” ujar Agus.

Ia juga menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi Polri bukan hanya dari luar, tapi juga dari infiltrasi opini-opini publik yang dibentuk secara sistematis oleh kelompok yang ingin mendiskreditkan Polri di mata rakyat.

Perlu Dukungan, Bukan Pelemahan Agus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terjebak dalam narasi yang melemahkan Polri. Ia menilai, di tengah situasi geopolitik dan sosial yang dinamis, negara justru membutuhkan Polri yang kuat, solid, dan profesional.

> “Kalau ada oknum yang menyimpang, mari kita dorong agar ditindak tegas. Tapi jangan merusak kepercayaan terhadap institusi hanya karena ulah segelintir orang. Polri adalah tulang punggung keamanan nasional,” katanya.

Ia juga mengajak generasi muda, tokoh masyarakat, dan pemimpin daerah untuk ikut menjaga marwah Polri sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan ketertiban bangsa.

Dukungan Terus Mengalir dari Masyarakat
Di berbagai daerah, sejumlah elemen masyarakat juga menyatakan dukungannya terhadap Polri. Mereka menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian masih sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga keamanan di tengah berbagai potensi gangguan kamtibmas.

> “Wajar kalau ada kritik. Tapi lebih bijak kalau kritik itu dibarengi dengan solusi, bukan provokasi. Polri hari ini sudah jauh lebih baik, mari kita dukung bersama,” ujar Ali Mahmud, tokoh masyarakat di Surabaya.

Dengan dukungan publik yang terus menguat dan komitmen reformasi internal yang terus berjalan, Fast Respon Polri optimistis bahwa Polri akan terus tumbuh sebagai institusi yang responsif, modern, dan dicintai masyarakat.

Redaksi: Syahbudin Padank
Wakil Ketua DPW FRN (Fast Respon Counter Polri Nusantara) Provinsi Aceh

Berita Terkait

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Ciptakan Tempat Ibadah yang Nyaman, Brimob Aceh Gelar Program Indonesia ASRI di Sultan Daulat
Duduk Satu Meja dengan Haji Affan Alfian Bintang, Kapolda Aceh Ciptakan Suasana Hangat di Pendopo Wali Kota
LSM Cokro Prawiro Nusantara Murka! PT Ensem Lestari Diminta Segera Disegel dan Ditutup Paksa
Banggakan Subulussalam! Siswa SMAN 1 Simpang Kiri Lolos Paskibraka Istana Merdeka
Lapas Binjai Deklarasikan Ikrar Bersama Bebas Narkoba dan Handphone, Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas
Dilantik Kakanwil Ditjenpas Sumut, Mochamad Mukaffi Nahkodai Lapas Kelas IIA Binjai
Seru!! Halal Bihalal PDBN Satukan Tokoh Lintas Generasi di Ciawi, Bogor

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:33 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:32 WIB

Gerak Cepat Resmob Agara! Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Berhasil Dibekuk dalam Ops Sikat

Senin, 4 Mei 2026 - 23:12 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:59 WIB

Sentuhan Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Ringankan Duka Korban Kebakaran

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:47 WIB

Kapolda Aceh Marzuki Dinilai Rendah Hati dan Humanis oleh Bupati LIRA Aceh Tenggara

Jumat, 4 Juli 2025 - 03:22 WIB

Pelaku Pembunuhan Keluarga di Aceh Tenggara Didorong Dendam Sosial dan Kehidupan Terasing di Pegunungan

Berita Terbaru