Subulussalam, | SBN, News. com ~ Duka menyelimuti Dusun Laerih, Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, pada Sabtu sore (4 Oktober 2025). Sebuah kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 15.25 WIB telah meluluhlantakkan tiga unit rumah, merusak dua rumah lainnya, serta menghanguskan harta benda berharga, termasuk satu unit mobil Toyota Avanza, empat sepeda motor, uang tunai, dan perabotan rumah tangga. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta, termasuk uang tunai Rp20 juta yang turut hangus dilalap api.
Melihat kondisi darurat tersebut, Kapolsek Sultan Daulat, IPTU Ramlan, S.E., dengan sigap langsung terjun ke lokasi kejadian. Tak hanya mengawasi, beliau bahkan bahu-membahu bersama warga dan tim pemadam kebakaran dalam proses evakuasi serta pemadaman api. Aksi cepat dan tanggap Kapolsek Ramlan menuai apresiasi tinggi dari masyarakat setempat yang tengah dilanda musibah.
Menurut keterangan saksi mata, Ferdi Bancin (20), api pertama kali terlihat menjilat dari atap rumah Azhar Gunawan Mantondang sekitar pukul 15.20 WIB. Saat itu, rumah dalam keadaan kosong. Warga sekitar segera berusaha memadamkan api secara manual dan melaporkan kejadian kepada petugas. Namun, kondisi cuaca yang terik, tiupan angin kencang, serta material bangunan mayoritas terbuat dari kayu, membuat api cepat menyebar dan sulit dikendalikan.
Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 15.35 WIB. Butuh waktu hampir satu jam bagi petugas untuk menjinakkan si jago merah, yang akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.40 WIB. Beruntung, meskipun kerusakan yang ditimbulkan sangat besar, tidak ada korban jiwa dalam insiden tragis ini.
Daftar Korban dan Kerugian:
Rumah Terbakar Habis:
1. Azhar Gunawan Mantondang (60)
2. Sampang (60)
3. Anto (30)
Sedangkan rumah Terdampak Rusak Ringan:
1. Darmiati (34)
2. Sultan Daulat (37)
Tindakan Cepat Pihak Kepolisian:
Kapolsek IPTU Ramlan, S.E., bersama personel Polsek Sultan Daulat, segera mengambil langkah-langkah penanganan pasca-kebakaran, meliputi:
Mengamankan lokasi kejadian (TKP) untuk kepentingan penyelidikan.
Membantu proses pemadaman dan evakuasi.
Memasang garis polisi di area terdampak.
Melakukan pengumpulan data awal, termasuk mencatat identitas korban dan saksi.
“Kami dari Polsek Sultan Daulat hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra dan pelindung masyarakat. Dalam situasi darurat seperti ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk turun langsung membantu warga,” tegas IPTU Ramlan, S.E., menunjukkan komitmen kepolisian dalam melayani masyarakat.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Sementara itu, bantuan awal berupa logistik dan dukungan moral dari warga sekitar serta pemerintah desa telah mulai berdatangan untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.{*}
[Khalikul Sakda]





















