Subulussalam –SBN.NEWS.COM Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kota Subulussalam. Salah seorang siswi SMA Negeri 1 Simpang Kiri, Khaisya Arasy Br. Solin, resmi dilepas untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 yang akan digelar di Jakarta pada 1–10 November mendatang. Khaisya akan berlaga sebagai atlet cabang olahraga Wushu, mewakili Kota Subulussalam dan Provinsi Aceh di tingkat nasional.
Upacara pelepasan berlangsung khidmat di halaman SMA Negeri 1 Simpang Kiri dengan suasana penuh kebanggaan. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Subulussalam, Hendra Mahlil, S.Pd., M.I.P., menyampaikan apresiasi sekaligus motivasi kepada Khaisya.
“Ini adalah momentum berharga, bukan hanya bagi Khaisya secara pribadi, tetapi juga bagi SMA Negeri 1 Simpang Kiri, Kota Subulussalam, bahkan Provinsi Aceh. Kami berharap Khaisya dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik,” ujar Hendra dalam amanatnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Simpang Kiri, Sukri, S.Pd., M.M., yang memberikan dukungan penuh kepada siswi berprestasi tersebut. Menurutnya, pencapaian Khaisya menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga wadah untuk mengembangkan bakat dan potensi di bidang olahraga.
“Sekolah merasa bangga dan terhormat karena salah satu siswi kami mampu menembus ajang nasional. Ini sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain agar terus mengembangkan minat dan bakat mereka,” kata Sukri.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Subulussalam, Ardhi Yanto, S.E., menegaskan komitmen KONI dalam memberikan dukungan dan pendampingan kepada seluruh atlet, termasuk Khaisya, agar dapat tampil percaya diri di panggung nasional.
Acara pelepasan yang dihadiri guru, siswa, dan tamu undangan ini ditutup dengan doa bersama, memohon restu agar perjuangan Khaisya membuahkan hasil gemilang. Dukungan moril dan doa mengalir deras dari seluruh warga sekolah serta masyarakat, yang berharap Khaisya bisa mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Di akhir acara, Khaisya tak kuasa menyembunyikan rasa haru dan semangatnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas dukungan dari sekolah, keluarga, dan seluruh masyarakat Kota Subulussalam. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik di ajang POPNAS XVII. Mohon doa agar saya bisa mengharumkan nama sekolah, kota, dan Aceh di tingkat nasional,” ungkap Khaisya penuh optimisme.
Dengan semangat juang dan persiapan matang, keikutsertaan Khaisya di POPNAS XVII Jakarta menjadi tonggak penting dalam perjalanan olahraga pelajar Kota Subulussalam. Kehadirannya di ajang tersebut diharapkan mampu membuka jalan lahirnya lebih banyak atlet muda berprestasi dari Kota Berazaman.
Tidak ada atlet yang kuat tanpa pelatih yang hebat. Bagi daerah, keberhasilan seorang atlet juga merupakan hasil dari kerja keras para pelatih yang mendidik, membina, dan menempa mental juara.
Redaksi: Syahbudin Padank,






















